Jepara Memiliki Aplikasi Online (SIPP-IMTA) 11/07/2017

Jepara memeliki aplikasi online Izin Memperkerjakan Tenaga Asing (IMTA), Proses pelayanan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing yang selama ini masih manual menuai banyak kritikan dari perusahaan pengguna tenaga kerja asing. Pelayanan tersebut dikeluhkan karena kurang efektif dan efisien. Untuk menjawab persoalan tersebut, kini Pemerintah Kabupaten Jepara telah memiliki aplikasi online SIPP-IMTA, yang merupakan kepanjangan dari Sistem Pelayanan Perpanjangan Ijin Mempekerjakan Tenaga Asing. Aplikasi ini bisa diakses langsung dengan alamat https://imta.jeparakab.go.id

Kepala Dinas Keperasi, Usaha Kecil Menengah dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Kabupaten Jepara, Dwi Riyanto menyebut, aplikasi SIPP-IMTA menggunakan website milik Pemkab Jepara yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) karena Diskominfo termasuk tim teknis. Aplikasi ini merupakan respon cepat atas keberhasilan Pemkab Jepara menghadirkan dan mengundang investasi asing, dengan berdirinya perusahaan-perusahaan multinasional yang menyerap banyak tenaga kerja termasuk didalamnya tenaga kerja asing. “Ini juga mendukung kebijakan reformasi birokrasi dan good governance, utamanya pada bidang pelayanan publik. Apliksi ini telah kami launching dan sosialisasikan, Selasa (11/07/2017) di pendopo kabupaten ,” kata Dwi Riyanto.

Dari data wajib lapor ketenagakerjaan tahun 2016, tenaga kerja asing di Kabupaten Jepara berjumlah 292 orang, dan yang mengajukan perpanjangan IMTA di tingkat kabupaten berjumlah 105 orang. Proses ini menghasilkan income daerah sebesar Rp. 1.413.581.000,- ungkapnya.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyebut, aplikasi SIPP-IMTA dihadirkan untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan, efektif, dan efisien. Aplikasi ini dapat diakses dimanapun melalui alamat https://imta.jeparakab.go.id  “Aplikasi berbasis online ini merupakan bentuk peningkatan kualitas yang lebih cepat, sederhana, transparan, dan terintegrasi,” katanya saat menghadiri launching aplikasi.

(sumber : https://diskominfo.jeparakab.go.id )

KUNJUNGAN DPC GOPTKI KABUPATEN JEPARA KE TK LESTARI KANCILAN KECAMATAN KEMBANG 5/5/2017

kancilanKEMBANG– DPC GOPTKI Kabupaten Jepara melaksanakan kunjungan ke TK Lestari Kancilan Kecamatan Kembang Jumat, 5/5/2017 dalam rangka Pemberian Bantuan PMTAS, Peralatan Sekolah dan Alat Kesehatan Gigi kepada Anak Didik TK Lestari Kancilan.

Ibu Ketua DPC GOPTKI Kabupaten Jepara Ny. Susi Sholih yang diwakili Pengurus Ny. Sugeng Widodo menyampaikan bahwa kunjungan dan pemberian bantuan ini adalah kegiatan rutin Pengurus GOPTKI Kabupaten Jepara ke TK TK di Kabupaten Jepara, yang salah satu tujuannya adalah meningkatkan semangat belajar Anak Didik, terutama bidang kesehatan.

Selain itu, kunjungan ini bertujuan sebagai ajang silaturahmi Pengurus DPC GOPTKI Kabupaten Jepara dengan Pengurus DP Ranting GOPTKI Kecamatan Kembang.

Dari Pengurus DP Ranting GOPTKI Kecamatan Kembang Ny. Amrina Tri Cahyono yang diwakili Wakil Ketua Ny. Sudarti, S.Pd., Sekretaris I Ny. Selmy Fritiwati dan Sekretaris II Ny. Sri Suciati menyampaikan terima kasih atas perhatian dan pemberian Bantuan tersebut, dengan harapan di Tahun tahun berikutnya tidak hanya 1 TK saja yang dikunjungi, tetapi bisa lebih banyak.

Sarasehan UPZ Kecamatan dan UPZ Desa di Kecamatan Kembang Tahun 2017

WhatsApp Image 2017-05-08 at 11.53.36

KEMBANG- Sarasehan UPZ Baznas Tingkat Kecamatan Kembang digelar di Pendopo Kecamatan Kembang, Senin (8/5/2017). Kegiatan diisi sosialisasi tentang pentingnya menunaikan Zakat Infaq Sodaqoh dari pengurus Baznas Kabupaten Jepara.

Unit Pengumpul Zakat adalah satuan organisasi yang dibentuk oleh Badan Amil Zakat di semua tingkatan dengan tugas mengumpulkan zakat untuk melayani muzakki, yang berada pada desa, instansi-instansi pemerintah dan swasta, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat semakin mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. Dalam UU tersebut, BAZNAS dinyatakan sebagai lembaga Pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama.

UPZ Kecamatan dan UPZ Desa dibentuk supaya dalam pengerjaan pengumpulan zakat bisa dilakukan secara optimal dan pemanfaatan zakat sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Sosialisasi yang disampaikan adalah UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah  No. 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Selain itu juga disampaikan Materi sebagai berikut :

  1. Dasar dan Manfaat Zakat.
  2. Teknik Pengumpulan Zakat.
  3. Pendistribusian Dana Zakat dan Sedekah BAZNAS Jepara.
  4. Perencanaan Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Jepara.
  5. Administrasi, Sumber Daya Manusia dan Umum BAZNAS Jepara.
  6. Program Peduli Sosial.

GEBRAK GOTONG ROYONG DI DESA JINGGOTAN 5/5/17

Muspika Kecamatan Kembang hadir secara pribadi Camat Kembang, Kapolsek Kembang dan Danramil Bangsri bersama warga Desa Jinggotan Kecamatan Kembang melakukan kerja bhakti bersih lingkungan. Kegiatan yang dikemas dalam program Gebrak Gotong Royong diikuti seluruh warga khususnya di RW 4 dan RW 5 Desa Jinggotan.

Pada kesempatan itu, Muspika Kembang berbaur dengan masyarakat yang sudah sejak sekira jam 06.00 melakukan bersih lingkungan baik disepanjang jalan lingkungan RW 4 dan RW 5 dan pekarangan rumah.

“Komitmen untuk mengembangkan kultur atau budaya gotong royong baik di tingkat pemerintahan maupun dilingkungan masyarakat sangat diperhatikan dengan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan jajaran di wilayah kecamatan Kembang  ini,” kata Camat Muchamad Syafi’I, SH di sela-sela kerja bhakti Gebrak Gotong Royong, Jum’at (5/5/2017) ini.

Menurut Camat Kembang, kegiatan gotong royong seperti dilakukan masyarakat Desa Jinggotan, perlu terus dikembangkan diberbagai tempat. Karena menurutnya, budaya gotong royong seperti diwariskan nenek moyang kita akan meningkatkan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama.

“Saya minta Pak Petinggi Jinggotan dapat menggelorakan kembali Jum’at bersih dilingkungannya. Termasuk para Ketua RTdi seluruh desa  Jinggotan juga melakukan hal yang sama. Saya dan Muspika akan berkeliling kerja bhakti bersama masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) diwakili Sekretaris Dinsospermades Drs. Urip Budi Utomo menuturkan, kegiatan Gebrak Gotong Royong merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).

“Kegiatan gotong royong di masyarakat diharapkan berkelanjutan. Bentuknya seperti ini (Gebrak Gotong Royong-red). Dilaksanakan oleh masyarakat secara spontan dan berkelanjutan. Kita harapkan setiap Jum’at dilakukan kerja bhakti seperti ini. Baik di tingkat Kecamatan maupun di desa-desa,” jelasnya.GEBRAK 2017 JINGGOTAN

Jepara Satu Buku Bagi Buku Gratis

Jepara-Satu-Buku-Kembang – Komunitas Jepara Satu Buku yakni, Sekumpulan anak muda yang gencar melakukan penggalangan dana berupa buku tulis yang selanjutnya diberikan kepada siswa yang membutuhkan diberbagai daerah di Kabupaten Jepara dengan harapan anak tersebut bisa terus giat belajar dan berpestasi kembali akan menggelar aksi sosial . Kali ini , Komunitas Jepara Satu Buku akan mendonasikan buku tulis dari hasil penggalangan dari donatur yang akan dibagikan kepada ratusan siswa di beberapa sekolahan Kecamatan Kembang .

Alal Suharmaji selaku ketua Komunitas Satu Buku mengatakan , kegiatan pendonasian buku tulis yang sudah terkumpul dari para donatur sudah beberapa kali dilakukan setiap bulan. Pendonasian sudah dilakukan di beberapa daerah seperti di salah satu Sekolah Lebak Pakis Aji, MI di Kecamatan Pecangaan, dan beberapa SD dan sekolah didaerah lain di Kabupaten Jepara . Dalam waktu dekat ini, Komunitas Jepara Satu Buku direncanakan kembali akan mendonasikan buku pada Minggu 20 Maret 2016 mendatang di Desa Dudakawu Kecamatan Kembang .

” Rencananya kami akan membagikan buku kepada 200 an siswa duantaranya di SDN 1 dan SDN 3 Dudakawu, SMP N 4 Kembang dan MI Miftahul Huda ,” ungkapnya pada Kamis (17/3).

Lebih lanjut Alal menjelaskan , bagi masyarakat yang ingin membantu mendonasikan buku tulis untuk para siswa yang membutuhkan pihaknya mengaku siap menampung dan siap untuk mendistribusikan . Jika ingin mendonasikan buku, Alal mengatakan bisa langsung ke kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten di JL Hos Cokroaminoto Jepara .

” Jika tidak bisa mengantarkan ke Perpusda, kami juga siap mengambil buku kerumah para donatur. Karena kita juga memiliki relawan disetiap desa dimasing masing kecamatan yang siap untuk mengambil buku kerumah setiap saat dan kapan saja,” terang Alal .

Untuk pendonasian buku di beberapa sekolah di Kecamatan Kembang mendatang , juga akan diisi oleh aksi dari komunitas lain yang sama sama bergerak di bidang sosial . Diantaranya adalah dari Komunitas Rumah Belajar Ilalang Jepara . Nantinya, para siswa yang mendapatkan bantuan buku juga akan mendapatkan hiburan yakni dongeng dari kawan kawan RBI .

” Selain berbagi buku, Kak Hasan dari Rumah Belajar Ilalang juga akan mendongeng kepada siswa di Dudakawu, dengan harapan mereka bisa lebih terhibur dan selalu semangat dalam belajar ,” pungkas Alal. (http://www.jeparahariini.com)

VISI MISI KANTOR KECAMATAN KEMBANG

  1. Visi Kecamatan Kembang adalah :

”Terwujudnya Kecamatan Kembang yang damai, sejuk dan suasana tentram didukung dengan sumber daya manusia berkualitas, religius serta pelayanan prima kepada masyarakat”

2. Misi Kecamatan Kembang, yaitu :

1)   Mewujudkan aparatur Kecamatan yang berkompeten sebagai modal dasar untuk pengelolaan dan penyelenggaraan administrasi, pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat;

2)   Terciptanya masyarakat yang disiplin dan tertib hukum dalam kegiatan kemasyarakatan yang bertanggung jawab ;

3)   Meningkatkan dan memberdayakan pembelajaran kepada masyarakat dalam menyelenggarakan pembangunan menuju kemandirian ;

4)   Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara mudah, cepat, murah dan memuaskan ;

5)   Penataan dan optimalisasi jaringan kerja yang kondusif bagi pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan serta kegiatan keagamaan ;

6)   Mengembangkan potensi masyarakat dengan memberikan motivasi, fasilitas dan dinamisator dalam sektor-sektor unggulan pada masyarakat ;

7)   Mewujudkan kedisiplinan, keterbukaan, kejujuran, keadilan, ketaatan dan ketekunan sebagai modal penyelenggaraan Pemerintahan.

proyek