Desa Sumanding

Sumanding, Tiada Banding

Tak biasanya rasa senang itu datang hanya karena melihat sebuah gapura. “Desa Sumanding”, begitulah tulisan yang terpampang di gapura itu setelah perjalanan panjang yang kami lalui dari Semarang. Gapura itu seolah-olah menyambut kedatangan tamu yang sudah lama dinantinya. Bagi kami, gapura itu adalah penanda mulainya hari-hari baru yang indah dan memulainya pembelajaran yang tidak ada di dalam perkuliahan, yaitu pelajaran tentang kehidupan di dalam satu bulan ke depan.

Jaket biru putih yang kami kenakan sedikit lusuh oleh debu jalanan. Namun itu tidak mengurangi rasa bangga kami mengenakan jaket ini. Sedikit berkilau oleh cahaya matahari senja, di dada kami terlihat logo universitas dan warna keemasan KKN-PPM. Inilah kami, Tim KKN II Undip Tahun 2012. Dengan bekal materi maupun ilmu, kami bersiap untuk bertugas di Desa Sumanding.

Sumanding adalah desa paling selatan kedua di Kecamatan Kembang, Jepara. Letaknya yang berada di lereng gunung Muria memaksa kami untuk menjejalkan jaket tebal di ransel. Paling tidak kami masih mampu terhibur oleh hamparan lahan-lahan hijau yang beriringan di kanan kiri jalan mampu menyegarkan mata.

Di desa ini pula indra penciuman kita dapat mencoba menghirup aroma nilam yang khas dari usaha penyulingan milik warga. Ya, Sumanding memang terkenal sebagai produsen minyak nilam dibanding desa-desa lain di Kecamatan Kembang. Ada empat penyulingan nilam di desa ini.

Walaupun terkenal sebagai produsen nilam, namun bukan berarti Desa Sumanding tidak memiliki potensi lain. Masih ada hasil tani, peternakan, pariwisata dan kesenian. Di perbatasan dengan Desa Bucu, ada Air Terjun Songgolangit dan di tempat lain ada Gua Nilam. Keduanya eksotis dan misterius. Selain itu ada pertunjukan reog yang bahkan dimainkan oleh anak-anak Desa Sumanding.

Begitulah Desa Sumanding, tempat dimana kenangan-kenangan yang akan kami dapat satu bulan kedepan akan digoreskan dalam buku ingatan kami. Doakan kami, agar buku ingatan kami akan berisikan kenangan indah yang mampu membuat kami tersenyum penuh haru di sisa kehidupan kami berikutnya.