Bawa limbah lebih muatan, 26 truk PLTU Tanjung Jati diamankan polisi

3

Sekitar 26 unit truk lebih pengangkut limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B diamankan oleh Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara sejak beberapa hari yang lalu. Sampai saat ini, 26 truk tersebut masih diamankan di Kawasan Terminal Jepara, Sabtu (31/10).

Kasatlantas Polres Jepara AKP Andhika Wiratama menjelaskan, semua truk pengangkut limbah PLTU tersebut melanggar aturan batasan tonase muatan.

“Sesuai dengan ketentuan bahwa truk tersebut bermuatan 40 ton, padahal kelas jalan di Jepara batasan maksimal masih 8 ton saja,” terang Andhika kepada wartawan di Mapolres Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (31/10).

“Kelas jalan di Jepara masih kelas III. Batasan maksimal hanya untuk 8 ton saja. Tapi, truk pengangkut limbah PLTU ini sampai seberat 40 ton,” terangnya.

Andhika menjelaskan, sebanyak 26 truk tersebut mulai diamankan sejak dimulainya operasi Zebra Candi.

Menurut rencana, razia akan terus dilakukan sampai pada 4 November mendatang sebagaimana jadwal yang telah ditentukan di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Tengah.

Dari pantauan merdeka.com di lapangan, puluhan truk pengangkut limbah PLTU
tersebut berjajar rapi di dalam terminal maupun di luar terminal.

Rata-rata, mereka sudah berada di terminal sejak beberapa hari yang lalu karena tak bisa kemana-mana lantaran kontak atau kunci truknya diambil dan disita oleh pihak Polres Jepara. (Merdeka.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *